Lirik Qasidah Ya Dzakirin

Panduan Lirik Qasidah Ya Dzakirin

Diposting pada

Hasiltani.id – Panduan Lirik Qasidah Ya Dzakirin.Majelis takbir, semangat dakwah, dan lirik qasidah yang mendalam adalah elemen penting dalam budaya Islam.

Salah satu qasidah yang populer adalah “Ya Dzakirin,” yang sering dinyanyikan dalam berbagai majelis.

Artikel ini akan membahas lirik qasidah Ya Dzakirin Majelis secara rinci, memberikan pemahaman yang mendalam tentang makna dan pesan yang terkandung di dalamnya.

Latar Belakang Qasidah Ya Dzakirin

Sebelum membahas mengenai Lirik Qasidah Ya Dzakirin, Hasiltani akan membahas latar belakang dari Lirik Qasidah Ya Dzakirin ini.

Sejarah dan Asal Usulnya

Qasidah Ya Dzakirin adalah salah satu karya sastra lisan dalam bentuk puisi yang berakar dari tradisi Arab.

Qasidah ini sering digunakan sebagai sarana untuk mengingatkan umat Islam akan pentingnya dzikir kepada Allah.

Asal usulnya dapat ditelusuri ke masa-masa awal Islam, ketika pesan-pesan agama disampaikan melalui karya-karya sastra lisan.

Tema Sentral Qasidah

Lirik qasidah Ya Dzakirin mengeksplorasi tema-tema keimanan, pengabdian kepada Allah, dan keberkahan hidup.

Dalam liriknya, pesan-pesan tentang pentingnya dzikir, berdoa, dan selalu mengingat Allah dengan hati yang tulus sangat ditekankan.

Qasidah ini mengajarkan kita untuk menjalani hidup dalam kesadaran akan kehadiran Allah.

Lirik Qasidah Ya Dzakirin

Berikut adalah lirik Qasidah Ya Dzakirin dan terjemahannya:

يَا ذَا كِـرِ يْنَ النَّبِي ْ فُذْ تُمْ بِذِ كْـرِ الْحَبِـيْبب
حَبِـيْبِ رَ بـِّيْ إِلى الرَّ حْمنِ أَقْرَبْ قَرِ يْبْ

Wahai para yang mengenang Nabi (SAW), berbahagialah kalian dengan mengenang Sang Kekasih, Kekasih Pencipta kami yang begitu dekat dengan Yang Maha Pengasih.

Baca Juga :  Makna Mendalam Lirik Qasidah Ya Nabinal Hadi

حَبِـيْبِ قَدْرُ هْ لَدَ ي الْـمَـوْ لَى وَ سِـيْعٌ رَ حِـيْبْ
لَـهُ الْـوَ جَـا هَـاتِ فِي يَـوْ مِ اللِّـقَاءِ الـعَـصِـيْبْ

Kekasih yang kedudukannya di sisi Tuhan sangat agung dan mulia, Dia yang memiliki kekuasaan pada hari pertemuan yang penuh cobaan.

وَ لـِلرُّ سْلِ أَجْـمَـعِيْنَ فِي الْـيَـوْمِ ذَاكَ الْـخَطِـيْبْ
شَـمْـسِ الْـهُـدي مَـا بـدَ ا غَـا بـَتْ وَ لاَ بـَا تَـغِيْبْ

Di hadapan para Nabi dan Rasul pada hari itu, Dialah yang akan berbicara, Matahari petunjuk yang tak pernah tenggelam dan sinarnya tak pernah pudar.

عَـلَـيْهِ صَلّى إِلـهِـي مَـا سَـجَـعْ عَـنْدَ لِـيـْبْ
يَـا ذَا كِرِ يـْنَ الـنَّـبـِيْ مَرْ بَـعْكُمْ أَمْس خَـصِيْبْ

Atasnya, limpahan salam dari Allah sebanyak riuhnya kicauan burung, Wahai para yang mengenang Nabi (SAW), amal ibadah kalian akan sangat diuntungkan.

بِذِ كْرِ طـهَ إِلـى الْـمَـوْ لى أَنَـابَ الْـمُـنِـيـْبْ
بِذ ِ كْرِ طـهَ إِلـى الـدَّ عْـوَ هْ أ َجَـابَ الْمُجِـيْبْ

Dengan mengenang Nabi Taha (SAW), hamba-hamba yang tunduk dalam ibadah terhormat, Dengan mengenang Nabi Taha (SAW), seruan kemuliaan didengar oleh yang terpilih yang menjawabnya.

وَ مَنْ تَـقَـبـَّضْ بـِحَـبـْلِـهِ قَـطْ مَـا بَا يَـخِـيْبْ
هَـيَّا اسْـتَـجِـيْـبُـو اوَ جِدْ وَ اسْـعَـفَ مَـنْ يَـسْـتَـجِـيْبْ

Barangsiapa yang berpegang pada tali sunnahnya, tak akan pernah kecewa, Mari kita semua menjawab seruannya, dengan semangat dan cepat meresponsnya!

فَـقَدْ دَ عَـتْـكُمْ د َوَ ا عِيْ شَـانْـهَـا اَمْرٌ غَرِ يْبْ
تُـفْـضِيْ بِمَنْ قَدْ صَـدَ قْ إِلى الْـفَـنَـاءِ الرَ حِـيْبْ

Sungguh, telah ada seruan yang mengandung rahasia yang besar, Bagi mereka yang bersungguh-sungguh, mereka akan disucikan dan mendapatkan kemuliaan yang agung.

حَـيْثُ الـتَّـجَـلِّيْ مِـنَ الرَّ حْـمنِ نِـعْمَ الْـقَرِ يـْبْ
بِـعَـذْ بِ وَ دِّ هْ وَ اِحْـسَـا نٍ وَ فَـضْلٍ عَـجِـيْـبْ

Di mana kemuliaan Allah tampak bersinar dan sangat mempesona, Dengan kelembutan, kasih sayang, anugerah, dan karunia yang luar biasa.

Baca Juga :  Makna Mendalam Lirik Qasidah Allahu Allah Wa Ni'mal Wali Waliha

إِصْحَـبْـهُ بـِا لـذِّ كْرِ تُـصْـبِـحْ فِي الْـبَـقَـا لُـهْ صَـحِـيْـبْ
فِي دَ ارِ احْـسـَانِ مَـنْ يـَسْـمَـعْ لِـعَــبـْدِ هْ يُـجِـيْـبْ

Mari terus mengingatnya (Nabi SAW) agar kita selalu dalam keselamatan, Di istana kemuliaan, dan bagi siapa yang mendengar seruan ini, hendaklah dia menjawabnya.

طَـا بَتْ لِـمَـنْ عَـاشَ خَـا ئِـفْ لـِلْمُـهَـيْـمِنْ رَ قِـيْـب
الـذِّ كْرِ لـِلْـمُصْـطَفى هُو شُرْ بُـنَا لاَ الذَّ بـِيـْبْ

Maka terhormatlah mereka yang hidup dengan rasa hormat terhadap Yang Maha Memelihara, Dengan mengenang Mustafa (SAW), itulah minuman kami yang sangat manis.

وَ فِّرْ لَنَا يَا إِلـهِـيْ مِـنْ وِ دَ ادِهْ نـصِـيْبْ
وَ صَـلِّى مَاالْـبَرْ قِ لَـعْـلَـعْ أَوْ أَ جَـابَ الْمُـجِيْبْ

Wahai Tuhanku, limpahkanlah kepada kami bagian dari kasih sayang-Mu, Dan sampaikan salam sebagaimana kilauan kilat, dan saat kami menjawab seruan ini.

عَـلَـيْهِ وَ آلِـهِ جَـمِـيْـعًـا ثُمَّ مَـنْ لُـهْ صَـحِـيْبْ
وَ اجْـمَـعْ بِـهِ الـشَّـمْـلِ يَا رَ بِّ الـسَّـمَـا يَا مُـجِـيْبْ

emua salam dan berkah kepada-Nya, dan kepada semua yang bersahabat dengannya, Dan kumpulkanlah bagi kami kemuliaan, wahai Tuhan yang bersemayam di langit, wahai Yang Maha Menerima do’a.

ـلَى الْـهَـنَـا و َ الْـمَـسَـرَّ هْ وَ الصَّـفَـا الَـعَـجِـيْـبْ
نُـسْـقَـى بِـكَا سِـهْ كَـفَى و َاللهِ نـِعْـمَ الْـحَـسِـيْبْ

Dalam kebahagiaan, sukacita, dan keindahan yang luar biasa, Kami diberkati dengan pemberian-pemberian-Nya, cukuplah bagi kami, Allah adalah Pemberi yang paling baik.

Tafsir Lirik Qasidah Ya Dzakirin

Dalam Lirik Qasidah Ya Dzakirin, berikut akan dijelaskan mengenai makna dan pesan dalam Lirik Qasidah Ya Dzakirin ini.

Pemahaman Ayat Pertama

Lirik pertama qasidah ini mengajak kita untuk berdzikir kepada Allah sepanjang waktu. Ini adalah panggilan untuk menjaga kesadaran kita terhadap Allah dalam segala aspek kehidupan.

Dzikir adalah cara untuk memperkuat hubungan kita dengan Sang Pencipta.

Makna Dzikir Dalam Kehidupan Sehari-hari

Qasidah ini mengingatkan kita bahwa dzikir bukan hanya tentang mengucapkan kata-kata, tetapi juga tentang merasakan kehadiran Allah dalam hati kita.

Baca Juga :  Keindahan Lirik Ladrang Asmaradana Ciptaan Ki Nartosabdo

Ini mengajarkan kita untuk menjalani kehidupan yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

Pesan Kehati-Hatian Terhadap Lupa

Salah satu pesan kuat dari qasidah “Ya Dzakirin” adalah kehati-hatian terhadap lupa akan Allah. Liriknya mengingatkan kita bahwa manusia cenderung lalai dan melupakan-Nya dalam rutinitas sehari-hari.

Oleh karena itu, dzikir adalah cara untuk mengingatkan diri kita sendiri akan kehadiran Allah yang senantiasa ada.

Baca juga:

Penutup

Demikianlah informasi dari Hasiltani.id mengenai Lirik Qasidah Ya Dzakirin.

Lirik qasidah Ya Dzakirin merupakan ungkapan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW yang penuh makna dan kedalaman.

Melalui lirik-lirik yang indah, kita diingatkan untuk selalu mengenang dan merenungi ajaran-ajaran serta teladan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Lirik qasidah ini menjadi sebuah pengingat penting akan pentingnya memelihara dan memahami nilai-nilai Islam, serta menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai contoh yang patut diikuti.

Dengan kata-kata yang penuh keindahan, qasidah ini mengajak kita untuk senantiasa menjaga cinta dan kasih sayang kepada Rasulullah dalam hati kita.

Semoga lirik qasidah Ya Dzakirin ini dapat menginspirasi kita semua untuk mendekatkan diri kepada agama dan menguatkan iman, serta menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam setiap aspek kehidupan.

Teruslah mengenang, mengagungkan, dan mencintai Nabi Muhammad SAW dengan penuh keikhlasan, karena itulah jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan dalam hidup kita.

Terima kasih telah membaca artikel Lirik Qasidah Ya Dzakirin ini, semoga membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *