Lirik Qasidah Busyro Lana

Lirik Qasidah Busyro Lana – Arab, Latin dan Terjemahannya

Diposting pada

Hasiltani.id – Lirik Qasidah Busyro Lana – Arab, Latin dan Terjemahannya. Musik adalah salah satu bentuk seni yang telah menghiasi sejarah manusia selama berabad-abad, dan dalam konteks agama, musik sering digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan penghormatan, cinta, dan rasa keagungan kepada Tuhan serta para tokoh agama yang dihormati.

Salah satu karya musik yang terkenal dalam budaya Islam adalah qasidah, bentuk puisi yang dinyanyikan dengan lirik yang memuliakan Nabi Muhammad SAW.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi salah satu qasidah yang paling terkenal dan dicintai dalam tradisi Islam, yaitu “Lirik Qasidah Busyro Lana.” Qasidah ini memiliki lirik yang indah dan mendalam yang mengungkapkan kasih sayang dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Mari kita melangkah lebih dalam ke dalam makna dan keindahan lirik-lirik ini, dan memahami betapa pentingnya qasidah dalam membawa kita lebih dekat kepada warisan agung Islam.

Lirik Qasidah Busyro Lana

Berikut adalah Lirik Qasidah Busyro Lana:

بُشْرَى لَنَا نِلْنَا الْمُنٰى – زَالَ الْعَنٰى وَفَاالْهَنَا

وَالدَّهْرُاَنْجَزَوَعْدَهُ – وَالْبِشْرُ اَضْحٰى مُعْلَنَا

Busyrô lanâ nilnâl munâ, Zâlal ‘anâ wa falhanâ

Waddahru anjaza wa’dahu, Wal bisyru adlhâ mu’lanâ

Artinya:

Kebahagiaan kami bersinar karena kami telah menemukan harapan – dan semua kesulitan telah sirna, kebahagiaan telah menyempurnakan kami sepenuhnya.

Dan waktu telah menjalani janjinya – dan kebahagiaan telah mengungkapkan kemuliaan kami.

يَا نَفْسُ طِيْبِى بِاللِقَا – يَاعَيْنُ قَرِّىْ اَعْيُنَا

Baca Juga :  Lirik Lam Yahtalim Qoththu Thoha dalam Arab, Latin dan Terjemahannya

هٰذَا جَمَالُ الْمُصْطَفٰى – اَنْوَارُهُ لَاحَتْ لَنَا

Yâ nafsu thîbî billiqô, Yâ ‘ainu qorrî a’yunâ

Hâdzâ jamâlul Mushthofâ, Anwâruhu lâ hat lanâ

Artinya:

Wahai jiwa, bersukacitalah, karena engkau akan bertemu dengannya – Wahai mata, tenanglah dan tenteramlah.

Lihat! Inilah keindahan al-Mushthofa, cahayanya bersinar terang, meresapi jiwa kita.

يَاطَيْبَةُ مَاذَا نَقُوْلُ – وَفِيْكِ قَدْ حَلَّ الرَّسُولْ

وَكُلُّنَا نَرْجُوالْوُصُولْ – لِمُحَمَّدٍ نَبِيِّنَا

Yâ thoibatu mâdzâ naqûl, Wa fîki qod hallar rosûl

Wa kullunâ narjûl wushûl, Limuhammadin nabiynâ

Artinya:

Duhai Thoybah (Madinah), kata-kata apakah yang dapat kami ucapkan? – Ketika Rasul telah menetap di tanahmu.

Dan kita semua berharap untuk bertemu – dengan Muhammad, Nabi kita.

يَا رَوْضَةَالْهَادِى الشَّفِيْعْ – وَصَاحِبَيْهِ وَالْبَقِيْعْ

اُكْتُبْ لَنَا نَحْنُ الْجَمِيعْ – زِيَارَةً لِحَبِيْبِنَا

Yâ Roudlotal hâdisy-syafii’  Wa shôhibaihi wal baqii’

Uktub lanâ nahnul jamii’ Ziyârotan lihabîbinâ

Artinya:

Duhai taman Nabi, yang membawa petunjuk dan syafaat – bersama dengan kedua sahabatnya dan tanah Baqi’.

Saksikanlah kami semua – saat kami melakukan ziarah kepada kekasih kami.

حَيْثُ الْأَمَانِی رَوْضُهَا – وَظَلَّ حُلْوَ الْمُجْتَنَی

وَبِالْحَبِيْبِ الْمُصْطَفَی – صَفَا وَطَابَ عَيْشُنَا

 

جَاءَ الصَّفَا زَالَ الْجَفَا – الْيَوْمَ عِيدُ الْمُصْطَفَی

مَنْ قَدْ تَسَامَی شَرَفَا – وَاللهُ أَعْطَاهُ المُنَی

 

يَافَوْزَنَا يَاسَعْدَنَا – مَنْ نَالَ حَظًّامِثْلَنَا

نَحْظَی بِنُورِ المُصْطَفَی- فَی صُبْحِنَا وَمَسَائِنَا

 

صَلِّ وَسَلِّمْ يَا سَلاَمْ – عَلَى النَّبِى مَاحِى الظَّلَامْ

وَالْاَلِ وَالصَّحْبِ الْكِرَامْ – مَااُنْشِدَتْ بُشْرَى لَنَا

Sholli wa sallim yâ salâm.. ‘Alannabiy mâhidh-dholâm

Wal âli was-shohbil kirôm, Mâ unsyidat busyrô lanâ

Artinya:

Wahai Tuhan yang Maha Pemberi keselamatan, limpahkanlah sholawat dan salam – kepada Nabi yang mengusir kegelapan, juga kepada keluarga Nabi dan para sahabat yang mulia – selama Qosidah “Busyro Lana” dinyanyikan.

Baca Juga :  Lirik Sholawat Syifa Tibbil Qulub dan Keutamaannya

Asal Usul Qasidah Busyro Lana

Setelah membahas mnegenai Lirik Qasidah Busyro Lana, kita perlu mengetahui asal usul Qasidah Busyro Lana.

Qasidah Busyro Lana adalah sebuah karya seni dalam bentuk puisi panjang yang berasal dari tradisi Arab. Puisi ini ditulis oleh Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, seorang ulama besar yang hidup di abad ke-17.

Qasidah ini menjadi sangat terkenal di seluruh dunia Islam karena menyampaikan pesan kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Makna Mendalam dalam Qasidah

Dalam Lirik Qasidah Busyro Lana, berikut adalah makna dalam qasidah:

Keindahan Bahasa

Qasidah Busyro Lana mencerminkan keindahan bahasa Arab. Kata-kata yang dipilih oleh Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad dirangkai dengan cermat untuk menghasilkan aliran kata yang indah.

Ini menciptakan nada yang lembut dan menyentuh hati pembaca atau pendengarnya.

Pujian kepada Nabi Muhammad SAW

Salah satu fokus utama qasidah ini adalah pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad dengan penuh cinta dan penghormatan menjelaskan kepribadian Nabi, sifat-sifatnya, dan peran pentingnya dalam membawa Islam kepada umat manusia.

Ini adalah bagian integral dari pemahaman kita tentang agama Islam.

Nilai Spiritual dalam Qasidah

Dalam Lirik Qasidah Busyro Lana, berikut adalah nilai spiritual dalam qasidah.

Cinta kepada Allah

Qasidah Busyro Lana mengilustrasikan cinta yang mendalam kepada Allah SWT. Setiap bait puisi menciptakan nuansa kekhusyukan dan ketaatan kepada Sang Pencipta.

Ini membangkitkan rasa cinta kepada Allah dalam hati setiap pendengar atau pembaca.

Kepentingan Akhirat

Selain itu, qasidah ini juga mengingatkan kita akan pentingnya akhirat. Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad dengan bijak mengingatkan kita akan akhirat sebagai tujuan akhir dalam hidup kita.

Baca Juga :  Bacaan Teks Nabiyyal Huda dalam Arab, Latin dan Artinya

Pesan ini menginspirasi umat Islam untuk hidup dengan penuh kesadaran akan akhirat.

Baca juga:

Penutup

Demikianlah informasi dari Hasiltani.id tentang Lirik Qasidah Busyro Lana.

Bahwa lirik-lirik indah dalam qasidah ini menginspirasi hati dan membawa kita lebih dekat kepada kenangan yang penuh kebaikan tentang Nabi Muhammad SAW.

Melalui kata-kata yang mengalir dengan makna dan keindahan, qasidah ini menjadi sarana yang mendalam untuk mengungkapkan cinta dan penghormatan kita kepada Nabi serta menjalin ikatan spiritual dengan warisan agung Islam.

Semoga kita selalu dapat merasakan kebahagiaan dan ketenangan dalam mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW melalui lirik-lirik yang penuh rasa dalam “Busyro Lana.”

Terima kasih telah membaca artikel Lirik Qasidah Busyro Lana ini, semoga informasi mengenai Lirik Qasidah Busyro Lana ini bermanfaat untuk Sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *