Zikir Hari Selasa

Panduan Mengamalkan Zikir Hari Selasa dan Bacaannya

Diposting pada

Hasiltani.id – Panduan Mengamalkan Zikir Hari Selasa dan Bacaannya. Dalam tradisi keagamaan Islam, praktik zikir atau pengingat Allah merupakan salah satu bentuk ibadah yang dijunjung tinggi.

Salah satu zikir yang khusus diamalkan pada setiap hari Selasa menjadi sorotan penting, khususnya dalam ajaran Imam Al-Ghazali.

Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang keutamaan dan manfaat spiritual dari Zikir Hari Selasa, mengikuti jejak langkah seorang ulama besar yang menyebarkan kebijaksanaan Islam, Imam Al-Ghazali.

Mari kita selami dengan penuh rasa ketakwaan dan pengabdian terhadap Allah, membuka pintu menuju makna mendalam dalam amalan ini.

Pengertian Zikir Hari Selasa

Zikir Selasa, merupakan satu di antara tujuh jenis zikir harian yang dianut oleh Imam Al-Ghazali. Zikir ini kemudian tersebar luas di kalangan umat Muslim sebagai amalan spiritual.

Imam Al-Ghazali, seorang ulama terkemuka, memandang pentingnya berdzikir sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.

Zikir Selasa menjadi bagian integral dari praktik keagamaan yang diterima dan diwarisi oleh umat Islam, menjadi tanda kecintaan dan pengabdian kepada Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan  Zikir Hari Selasa

Al-Ghazali, seorang ahli hukum Islam terkemuka, teolog, dan sufi, mengabdikan dirinya pada pemahaman berbagai cabang ilmu agama Islam tradisional di kota-kota kelahirannya seperti Tus, Gurgan, dan Nishapur di bagian utara Iran.

Baca Juga :  Lirik Sholawat Ya Sayyidi Ya Rasulullah dan Cara Mengamalkannya

Sejak usia dini, ia telah mendalami jalan tasawuf, mengejar kebijaksanaan spiritual dan ketakwaan.

Keberhasilan dan dedikasinya diakui oleh Nizam al-Mulk, seorang wazir dari Sultan Saljuk. Al-Ghazali diangkat sebagai kepala Nizamiyyah College di Baghdad pada tahun 484 H.

Perguruan tinggi ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan formal, tetapi juga sebagai penangkal ajaran sesat serta tempat untuk menjawab pertanyaan dari berbagai lapisan masyarakat.

Namun, empat tahun setelah pengangkatannya, Imam Ghazali memutuskan untuk meninggalkan karirnya dan dunia formal untuk mendalami lebih jauh ilmu tasawuf.

Salah satu ajaran pentingnya dalam tasawuf adalah praktik zikir harian. Menurut Al-Ghazali, jika seseorang merasa sulit untuk membaca 1000 zikir sekaligus, dapat dipecah menjadi 200 kali setiap kali menyelesaikan sholat wajib.

Zikir harian ini menjadi landasan praktik spiritual bagi banyak orang, dan salah satu contohnya adalah zikir Selasa yang diwarisi dan diamalkan sebagai bagian integral dari kehidupan spiritual umat Muslim.

Berikut adalah bacaan zikir Selasa menurut Imam Al-Ghazali:

“Allahumma solli ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa’ala alihi wasohbihi wasallim”

Artinya:

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad, nabi yang ummi, serta kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Atau, jika dirasa shalawat di atas terlalu panjang untuk dibaca, Sobat dapat memilih untuk berzikir:

“Allahumma solli a’la muhammad”

Artinya:

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad.

Panduan Mengamalkan Zikir Harian Selasa

Berikut adalah panduan mendetail untuk mengamalkan Zikir Harian Selasa, amalan yang diajarkan oleh Imam Al-Ghazali:

1. Berwudu terlebih dahulu:

Pastikan diri dalam keadaan suci dengan melakukan wudu sebelum memulai amalan zikir.

2. Bacalah di tempat yang dirasa hening dan menenangkan:

Pilihlah tempat yang tenang dan nyaman untuk melaksanakan zikir, agar dapat fokus dan mendapatkan konsentrasi yang baik.

Baca Juga :  Melatih Pernafasan dengan Dzikir untuk Ketenangan Pikiran

3. Bawalah tasbih jika memang diperlukan:

Jika diperlukan, bawalah tasbih sebagai alat bantu untuk menghitung jumlah zikir yang dilakukan.

4. Baca sambil menghadap kiblat:

Dalam melaksanakan zikir, arahkan diri ke kiblat sebagai tanda ketaatan dan penghormatan kepada Allah.

5. Bacalah sebanyak 200 kali atau semampnya:

Baca zikir “Allahumma solli ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa’ala alihi wasohbihi wasallim” sebanyak 200 kali, atau sesuai dengan kemampuan dan waktu yang dimiliki.

6. Baca setiap selesai sholat fardhu:

Amalkan zikir ini setiap selesai melaksanakan sholat fardhu, sehingga menjadi kebiasaan yang terintegrasi dalam rutinitas ibadah harian.

Khasiat dan Manfaat Zikir Hari Selasa

Berikut adalah beberapa khasiat yang dapat Hasiltani ringkas dengan senantiasa mengucapkan Zikir Hari Selasa kepada Allah:

1. Mendapat Berkah dari Nabi:

Zikir Selasa, berupa sholawat kepada Nabi Muhammad, adalah cara bagi Sobat untuk memohon berkah dari Allah melalui utusan-Nya.

Nabi Muhammad dianggap sebagai ‘berkah bagi alam semesta’, dan mengirimkan sholawat merupakan wujud ketaatan dan penghormatan kepada utusan terakhir Allah.

2. Terhindar dari Rasa Gelisah:

Dengan berzikir mengucapkan sholawat kepada Nabi, kita akan dijauhkan dari rasa cemas, panik, takut, dan gelisah.

Zikir ini menjadi penyejuk hati, menghapus kekhawatiran, dan memberikan ketenangan dalam menghadapi segala masalah.

3. Menghapus Dosa Kecil:

Berzikir sholawat kepada Nabi dapat menghapus dosa-dosa kecil yang mungkin telah dilakukan oleh Sobat, baik itu disengaja maupun tidak.

Keistiqomahan dalam mengucapkan zikir Selasa menjadi sarana untuk membersihkan diri dari dosa-dosa tersebut.

4. Terhindar dari Godaan Setan:

Amalan zikir Selasa membantu kita untuk terhindar dari tipu daya setan yang dapat menggoda dan mengarahkan ke lembah dosa.

Zikir ini menjadi perisai spiritual yang melindungi dari godaan yang merugikan.

5. Terhindar dari Fitnah Dunia:

Zikir Selasa membantu kita untuk terlindungi dari fitnah dan fitnah dunia, serta gunjingan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Baca Juga :  Bacaan dan Keutamaan Zikir Hari Kamis

Kesungguhan dalam berzikir menjadi benteng terhadap fitnah yang mungkin mengganggu kedamaian batin.

6. Dibukakan Pintu Rezeki:

Amalan zikir Selasa dapat membantu membuka pintu rezeki bagi Sobat yang mungkin mengalami kesulitan finansial.

Sholawat kepada Nabi dianggap sebagai sarana untuk mendapatkan berkah dan kelapangan rezeki dari Allah.

7. Terhindar dari Segala Bahaya:

Zikir Selasa yang dilafalkan dengan istiqomah dapat melindungi kita dari berbagai bahaya seperti banjir, kebakaran, badai, atau kejahatan manusia. Zikir ini menjadi perlindungan spiritual yang menyeluruh.

Baca juga:

Penutup

Demikianlah informasi dari Hasiltani.id tentang Zikir Hari Selasa.

Dengan mengakhiri perjalanan penelusuran kita terhadap Zikir Hari Selasa, kita merangkum kebijaksanaan spiritual yang dapat diambil dari amalan ini.

Zikir ini, yang menjadi bagian integral dari ajaran Imam Al-Ghazali, tidak hanya sekadar serangkaian kata-kata yang diucapkan, tetapi sebuah pintu ke dalam keheningan batin dan kedekatan dengan Sang Pencipta.

Melalui Zikir Hari Selasa, kita menggali berkah dari Nabi, terhindar dari gelisah, membersihkan diri dari dosa, dan membuka pintu rezeki. Zikir ini bukan hanya ritual, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang memperkaya hati dan jiwa.

Semoga setiap doa yang kita panjatkan melalui zikir ini menjadi sinar harapan, dan setiap langkah kecil dalam melafalkannya membawa kita lebih dekat kepada Allah.

Mari kita jadikan Zikir Hari Selasa sebagai pelita yang membimbing perjalanan spiritual kita, menuju kedamaian yang sejati.

Terimakasih telah membaca artikel Zikir Hari Selasa ini, semoga informasi mengenai Zikir Hari Selasa ini bermanfaat untuk Sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *