Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi

Cara Mengamalkan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi dan Keutamaanya

Diposting pada

Hasiltani.id – Cara Mengamalkan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi dan Keutamaanya. Dalam perjalanan spiritual, sebagian besar umat Muslim mencari jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu cara yang diwarisi dari tradisi keagamaan adalah melalui amalan dzikir, dengan salah satu lafadz dzikir yang penuh makna, yaitu “Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi.”

Artikel ini akan membahas dengan mendalam tentang cara mengamalkan dzikir ini dan mengungkap keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya.

Menelusuri makna dan manfaat spiritual, kita akan memahami bagaimana dzikir ini tidak hanya menjadi ungkapan tulus kepada Allah, tetapi juga sebuah kunci untuk mendapatkan keberkahan dan keutamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita eksplorasi bersama “Cara Mengamalkan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi dan Keutamaanya” untuk meraih manfaat spiritual yang mendalam.

Mengenal Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi

Bacaan Ilahi “Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi” adalah ungkapan dzikir yang mendapat perhatian sebagai salah satu bentuk amalan dari Rabiah Al Adawiyah.

Rabiah Al Adawiyah adalah sosok perempuan yang salehah, seorang sufi wanita yang terkenal karena kekudusan dan cintanya kepada Allah SWT.

اِلَهِى اَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ

Ilahi anta maqsudi waridhoka matlubi,

Artinya: “Wahai Allah, hanya kepada-Mu aku mengarahkan diri, keridhaan-Mu yang menjadi keinginanku.”

Ungkapan “Ilahi anta maqsudi waridhoka matlubi” merangkum pernyataan tulus seorang hamba kepada Allah SWT.

Ungkapan ini menggambarkan dengan rinci bahwa hamba tersebut menegaskan bahwa tujuan utama dalam seluruh perjalanan hidupnya adalah mencari dan meraih keridhaan Allah SWT.

Baca Juga :  Rahmat Ilahi - Doa Untuk Memudahkan Proses Melahirkan

Cara Mengamalkan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi

Berikut ini adalah rangkaian dzikir lengkap yang dapat Sobat amalkan sebelum atau sesudah melaksanakan shalat fardhu:

اِلَهِى اَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ اَعْطِنِيْ مَحَبَّتَكَ وَمَعْرِفَتَكَ

Ilahi anta maqsudi waridhoka matlubi, a’thini mahabbataka wama’rifataka.

Artinya: “Ya Allah, hanya kepada Engkau aku mengarahkan diri, Ridha-Mu yang aku dambakan, berikanlah aku kemampuan untuk mencintai-Mu dan mengenal-Mu lebih dalam.”

Dengan dzikir ini, seseorang mengungkapkan hasrat tulusnya kepada Allah SWT, menegaskan bahwa satu-satunya tujuan hidupnya adalah mencari keridhaan-Nya, sambil memohon agar diberikan kemampuan untuk mencintai dan mengenal Allah dengan lebih mendalam.

Keutamaan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi

Kelebihan dalam mengamalkan bacaan Ilahi anta maqsudi waridhoka matlubi sebelum melaksanakan sholat fardhu terletak pada kemampuannya untuk meningkatkan keikhlasan dalam beribadah di dalam hati.

Sangat dianjurkan untuk mengucapkan dzikir Ilahi anta maqsudi waridhoka matlubi sebelum melaksanakan sholat fardhu lima waktu.

Jika seseorang konsisten dalam mengamalkannya, ditambah dengan kelanjutan perilaku berbuat baik dan melaksanakan amal sholeh lainnya, dengan izin Allah, kemudahan akan diberikan untuk meraih segala hajat baik di dunia maupun di akhirat.

Sebagaimana disampaikan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:

“Barang siapa yang dengan penuh keyakinan mengucapkan dzikir di siang hari dan meninggal sebelum sore, maka ia akan menjadi penghuni surga. Dan barang siapa yang dengan penuh keyakinan mengucapkan dzikir di malam hari dan meninggal sebelum fajar, maka ia juga akan menjadi penghuni surga.”

Dengan demikian, mengamalkan dzikir ini bukan hanya menjadi sarana meningkatkan keikhlasan, tetapi juga menjadi kunci menuju kemudahan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan hidup di dunia dan akhirat.

1. Mendekatkan Diri kepada Allah

Zikir merupakan sarana yang paling sederhana dan efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah. Konsep ini ditegaskan dalam Alquran, seperti yang dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 152:

Baca Juga :  Temukan Kedamaian dan Kelembutan Ilahi melalui Zikir Ya Latif

فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 152)

2. Hati Menjadi Tenteram

Zikir memiliki kemampuan untuk meningkatkan rasa bahagia dan kepuasan hidup, menciptakan kedamaian, dan menenteramkan hati, sebagaimana firman Allah dalam surat Ar-Ra’d ayat 28:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

3. Meningkatkan Kesabaran

Zikir membantu umat Muslim meningkatkan tingkat kesabaran dalam menghadapi cobaan dan ujian hidup, sesuai dengan petunjuk Allah dalam surat Az-Zumar ayat 10:

قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗاِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Katakanlah (Muhammad), ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.’ Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

4. Mendapat Ampunan dan Pahala yang Besar

Orang yang konsisten dalam berzikir dan mengingat Allah akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar, sebagaimana tertera dalam surat Al-Ahzab ayat 35:

وَٱلْحَٰفِظَٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

“…laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 35)

5. Dijanjikan Surga

Orang yang rajin berzikir dijanjikan surga oleh Allah, sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Syaddad bin Aus RA:

Baca Juga :  Memahami Khasiat dan Cara Mengamalkan Asma Sirr

“Barang siapa mengucapkan zikir di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barang siapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum subuh, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari)

Penutup

Demikianlah informasi dari Hasiltani.id tentang Cara mengamalkan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi.

Dengan mengenal dan mengamalkan dzikir “Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi,” kita telah membuka pintu ke dunia spiritual yang penuh makna.

Dzikir ini bukan hanya rangkaian kata-kata, tetapi sebuah ungkapan tulus dari hati yang ingin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya menjadi sumber inspirasi untuk menjalani kehidupan dengan penuh ketenangan dan keberkahan.

Melalui pengamalan dzikir ini, kita belajar bahwa setiap detik yang dihabiskan dalam mengingat Allah membawa kita lebih dekat kepada-Nya.

Keikhlasan dalam beribadah, ketenangan hati, peningkatan kesabaran, ampunan, dan janji surga adalah hadiah-hadiah indah bagi mereka yang konsisten dalam mengamalkan “Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi.”

Dengan demikian, mari terus memperkaya kehidupan spiritual kita dengan dzikir ini, menjadikannya bagian integral dalam setiap langkah kita menuju Allah.

Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang cara mengamalkan dzikir ini dan menginspirasi untuk meraih keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya.

Selamat mengarungi perjalanan spiritual yang penuh berkah dan makna.

Terimakasih telah membaca artikel Cara mengamalkan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi ini, semoga informasi mengenai Cara mengamalkan Anta Maqsudi Waridhoka Matlubi ini bermanfaat untuk Sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *