Nama-Nama Pamor Keris

Panduan Lengkap Nama-Nama Pamor Keris

Diposting pada

Hasiltani.id – Panduan Lengkap Nama-Nama Pamor Keris, Mengungkap Keindahan Senjata Tradisional Indonesia. Selamat datang di panduan Hasiltani yang lengkap mengenai nama-nama pamor keris! Di sini, Hasiltani akan membahas secara rinci dan komprehensif mengenai pamor keris, senjata tradisional Indonesia yang memiliki keindahan dan makna mendalam.

Dalam artikel ini, Sobat akan menemukan berbagai nama-nama pamor keris, sejarahnya, serta signifikansi budaya yang terkandung di dalamnya.

Mari kita mulai perjalanan pengetahuan kita tentang pamor keris yang menakjubkan ini!

Apa Itu Keris dan Pamornya?

Sebelum membahas mengenai nama-nama pamor keris, Hasiltani akan emmberikan penjelasan mengenai apa itu keris dan pamor.

Keris adalah senjata tradisional Indonesia yang memiliki bentuk unik, berlekuk, dan tajam. Namun, apa yang membuatnya begitu istimewa adalah pamor yang terdapat pada bilahnya.

Pamor adalah pola-pola yang terbentuk pada permukaan bilah keris dan merupakan hasil dari proses pembuatan yang rumit dan penuh keahlian.

Nama-Nama Pamor Keris

Berikut ini adalah daftar nama-nama pamor Keris, Tombak, dan Tosan Aji lainnya beserta gambar dan penjelasan mengenai tuah/khasiatnya:

1. Pamor Adeg Iras

Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Adeg Iras Bentuknya menyerupai garis-garis lurus mulai dari ujung sampai pangkal bilah Keris dan tembus/menyambung ke bagian gonjo, bahkan sampai ke bagian pesi Keris.

Pamor ini tergolong pamor miring-rekan. Tuahnya untuk menangkal gangguan mahluk halus, serangan ilmu hitam, dan menolak bencana.

2. Pamor Alip

Ilustrasi Pamor Alip Pamor ini selalu menempati bagian sor-soran pada sebilah Keris, tapi kadang juga terdapat pada Tombak.

Pamor Alip termasuk pamor titipan dan pamor rekan, bentuknya berupa garis lurus dan tebal sepanjang sekitar 4 – 6 cm dan terkadang ujung garisnya membelok/melengkung.

Pamor Alip bukan merupakan pamor Sodo Sak Ler yang terputus, tapi memang sengaja dibuat seperti itu atau karena titipan sehingga terkadang pamor ini terdapat disela-sela pamor lain yang lebih dominan.

Baca Juga :  Panduan Pengasihan Buduhun

Bagi sebagian orang, pamor ini dipercaya memiliki tuah yang baik untuk memperkuat iman, tahan terhadap godaan, dan tidak tergolong pamor pemilih.

3. Pamor Asihan

Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Asihan Pamor Asihan adalah bentuk pamor yang motifnya menyambung dari bagian bilah Keris sampai ke bagian gonjo.

Jadi, pamor Asihan tidak memiliki bentuk sendiri tapi selalu digabungkan dengan pamor lain yang lebih dominan seperti misalnya pamor Ngulit Semongko Asihan, Udan Mas Asihan, atau yang lainnya.

Tuahnya dipercaya dapat memikat lawan jenis (pengasihan) dan disukai banyak orang.

4. Pamor Badaela

Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Badaela Pamor Badaela termasuk pamor tiban yang terletak di bagian sor-soran.

Pamor ini dianggap kurang baik untuk dimiliki karena dapat menyebabkan pemiliknya sering mengalami nasib sial sehingga sering dilarung ke sungai oleh pemiliknya.

5. Pamor Batu Lapak

Ilustrasi Pamor Batu Lapak Pamor ini selalu menempati bagian sor-soran Keris, Tombak, Pedang, atau Badik. Bentuknya berupa garis-garis melengkung setengah lingkaran atau menyudut.

Pamor Batu Lapak tergolong pamor miring dan pamor rekan. Tuahnya dinilai baik untuk perlindungan dan tolak bala.

6. Pamor Bawang Sebungkul

Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Bawang Sebungkul Bentuknya berupa lapisan-lapisan yang berbentuk mirip dengan irisan bawang dan selalu menempati bagian sor-soran Keris.

Pamor ini tergolong pamor miring dan rekan. Tuahnya dinilai baik untuk memelihara ketenangan dan ketentraman rumah tangga.

7. Pamor Bendo Segodho

Ilustrasi Pamor Bendo Segodho Bentuk motifnya berupa bulatan-bulatan yang mengelompok rapat dengan masing-masing bulatan berjarak sekitar 0,5 – 1 cm dan tergolong pamor rekan.

Pamor ini tidak pemilih dan tuahnya dinilai baik untuk memudahkan dalam mencari rezeki.

8. Pamor Blarak Sineret

Ilustrasi Pamor Blarak Sineret Pamor ini juga sering disebut pamor Blarak Ngirid atau Blarak Gineret.

Bentuknya mirip daun kelapa lengkap dengan pelepahnya (blarak) dan termasuk pamor miring-rekan dengan tingkat kerumitan yang tinggi dalam pembuatannya.

Tuahnya dinilai baik untuk kewibawaan dan kepemimpinan.

9. Pamor Bonang Rinenteng

Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Bonang Rinenteng Bentuknya berupa garis lurus di tengah bilah Keris atau Tombak mulai dari pangkal sampai ujung bilah dan di sisi kanan-kiri garis terdapat bulatan-bulatan kecil yang menempel dengan jarak antara lingkaran satu dengan lainnya sekitar 1 – 1,5 cm.

Pamor ini tergolong pamor rekan, tuahnya dinilai baik untuk pergaulan, kerejekian, dan kewibawaan.

10. Pamor Bungkalan

Ilustrasi Pamor Bungkalan Pamor Bungkalan merupakan bentuk pamor yang terpadat pada ujung Keris atau Tombak.

Jadi, pamor apapun jika pada bagian dekat ujung bilah terdapat pamor yang bentuknya seperti lidah ular bercabang dua, itu disebut pamor Bungkalan dan tergolong pamor yang disukai.

Baca Juga :  Menguak Cara Mengetahui Antara Keris Isi dan Keris kosong

Tuahnya dinilai baik karena dapat membantu memudahkan pemiliknya dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

11. Pamor Bungkus

Ilustrasi Pamor Bungkus Sepintas bentuk pamor ini menyerupai bentuk kepompong yang terletak di tengah-tengah sor-soran. Tuahnya untuk kerejekian dan mencegah sifat boros.

12. Pamor Buntel Mayat

Ilustrasi Pamor Buntel Mayit Pamor Buntel Mayat lebih populer disebut pamor Buntel Mayit, padahal maknanya sangat jauh berbeda.

Mayat dalam bahasa Jawa artinya miring, sedangkan Mayit artinya jenazah. Bentuk pamor ini menyerupai lilitan kain dari pangkal sampai ujung bilah Keris atau Tombak dan tergolong pamor rekan, perpaduan pamor miring dan mlumah.

Banyak yang beranggapan jika pamor ini kurang baik untuk dimiliki.  Pamor ini tergolong pemilih, tapi bagi orang yang kuat, tuahnya bisa membantu memudahkan rezeki dan mencapai kejayaan.

13. Pamor Ceprit/Nyeprit

Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Ceprit Pamor Ceprit adalah sebutan untuk pamor yang hanya sedikit sekali terdapat pada bilah Keris atau Tombak (seceprit).

Pamor ini biasanya banyak terdapat pada Keris-Keris tangguh Majapahit. Tuahnya untuk perlindungan dan kerejekian.

14. Pamor Dadung Muntir

Ilustrasi Pamor Dadung Muntir Jika dilihat sekilas, bentuk pamor ini mirip dengan pamor Sodo Lanang/Sodo Sak Ler.

Bedanya, garis yang ada di sepanjang bilah Keris atau Tombak tidak berbentuk garis lurus biasa, tapi bentuknya mirip pintalan tambang atau pintalan tali.

Pamor ini tergolong pamor rekan dan termasuk pamor pemilih. Tuahnya dinilai baik untuk menambah kewibawaan, keberanian, serta keteguhan hati.

15. Pamor Dandang Ngelak

Ilustrasi Pamor Dandhang Ngelak Tuahnya dinilai buruk karena membuat pemiliknya berhati keras dan banyak musuh.

16. Pamor Endas Boyo

Ilustrasi Pamor Ndas Boyo Pamor Endas Boyo selalu terletak di bagian sor-soran.

Pamor ini diyakini oleh banyak orang bertuah buruk karena akan membuat pemiliknya sering mendapat musibah akibat tingkah lakunya sendiri dan apa saja yang dilakukan selalu salah.

Dari keyakinan itulah kemudian banyak Keris berpamor Endas Boyo yang dilarung ke sungai.

17. Pamor Gajah Gelar

Ilustrasi Pamor Gajah Gelar Bentuk motifnya berupa 5 garis yang membujur di sepanjang bilah Keris dari pangkal sampai ujung. Pamor ini tergolong pamor miring-rekan. Tuahnya untuk kewibawaan dan memperluas kekuasaan.

18. Pamor Ganggeng Kanyut

Ilustrasi Pamor Ganggeng Kanyut Bentuknya menyerupai ganggang yang hanyut di sungai/aliran air. Pamor ini tergolong pamor rekan, perpaduan antara pamor miring dan mlumah.

Tuahnya untuk memperluas pergaulan, kewibawaan, dan kerejekian.

19. Pamor Gumbolo Geni

Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Gumbolo Geni Bentuk motifnya menyerupai kobaran api. Tuah pamor Gumbolo Geni dinilai baik untuk menangkal hal-hal negatif/tolak bala dan mengobarkan semangat/ambisi pemiliknya untuk terus maju dan meraih kejayaan.

Baca Juga :  Mendalami Makna Filosofi dan Tuah Keris Sinom Robyong

20. Pamor Ilining Warih/Banyu Mili

Ilustrasi Pamor Ilining Warih/Banyu Mili Bentuknya berupa garis-garis membujur dari pangkal sampai ujung bilah Keris atau Tombak.

Garis-garisnya ada yang utuh dan ada yang putus-putus serta banyak yang bercabang sehingga bentuknya menyerupai air mengalir.

Pamor ini tergolong pamor rekan dan tidak pemilih. Tuahnya dinilai baik untuk memperluas pergaulan dan melancarkan rezeki.

Sejarah dan Perkembangan Pamor Keris

Setelah membahas mengenai nama-nama pamor keris, Pamor keris memiliki sejarah panjang yang mencakup berbagai periode dan budaya di Indonesia.

Masing-masing daerah memiliki gaya pamor yang khas, yang telah mengalami perkembangan selama berabad-abad.

Asal Usul Pamor Keris

Meskipun sulit untuk menelusuri asal usul pamor keris dengan tepat, beberapa teori mengindikasikan bahwa teknik pembuatan pamor berasal dari zaman kerajaan Majapahit.

Seiring dengan perjalanan waktu, seni pembuatan pamor berkembang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Seni dan Simbol Kehormatan

Pamor keris juga menjadi simbol kehormatan dan keberanian. Banyak tokoh sejarah Indonesia yang mengenakan keris sebagai tanda penghargaan atas jasa-jasa mereka.

Pamor keris menjadi manifestasi seni tinggi yang tak ternilai.

Menjaga dan Merawat Keris dengan Benar

Dasalam nama-nama pamor keris, merawat keris adalah langkah penting untuk memastikan keindahan dan ketajaman senjata ini tetap terjaga. Berikut adalah beberapa tips merawat keris dengan benar:

  1. Simpan di Tempat Kering: Pastikan Sobat menyimpan keris di tempat yang kering dan tidak lembap untuk menghindari karat.
  2. Oli Pamor Secara Berkala: Olikan pamor keris dengan minyak sayur secara berkala untuk menjaga kilau dan kilapnya.
  3. Hindari Sentuhan Tangan: Jangan sering menyentuh bilah keris dengan tangan Sobat karena minyak pada kulit dapat merusak pamor.

Baca juga:

Penutup

Pamor keris adalah bagian tak terpisahkan dari budaya dan seni tradisional Indonesia. Dalam panduan ini, Hasiltani.id telah membahas dengan lengkap tentang nama-nama pamor keris, sejarahnya, serta signifikansi budaya yang terkandung di dalamnya.

Semoga pengetahuan ini membantu Sobat memahami lebih dalam tentang keindahan dan keunikan senjata tradisional Indonesia yang memukau ini.

Dengan memahami nama-nama pamor keris, kita dapat lebih menghargai warisan budaya leluhur kita dan tetap mempertahankannya untuk generasi mendatang. Selamat menikmati keindahan dunia pamor keris!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *