Manfaat Sawi Tanah

Manfaat Sawi Tanah – Menggali Kekayaan Herbal dari Tanaman Liar

Diposting pada

Hasiltani.id – Manfaat Sawi Tanah – Menggali Kekayaan Herbal dari Tanaman Liar. Sawi tanah (Rorripa indica) telah lama dianggap sebagai tumbuhan liar yang hanya menjadi hama bagi pertanian.

Namun, penelitian dan pengalaman turun-temurun telah mengungkapkan bahwa di balik penampilannya yang sederhana, sawi tanah menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa.

Dari membantu mengatasi batuk berdahak hingga meredakan gejala flu, tanaman ini mampu menjadi penyokong pengobatan tradisional yang berharga.

Dengan segala potensinya, mari kita gali lebih dalam manfaat dan pemanfaatan sawi tanah untuk kesehatan dan kesejahteraan kita.

Mengenal Sawi Tanah atau Taneuh

Sebelum membahas manfaat sawi tanah, Hasiltani akan menjelaskan tentang sawi tanah.

Sawi tanah (Rorripa indica) adalah tumbuhan liar yang sering ditemukan tumbuh di sekitar area persawahan.

Tumbuhan ini menjadi momok bagi pertanian hortikultura seperti tanaman cabe, bawang daun, dan sejenisnya karena bisa menjadi hama.

Sawi tanah termasuk dalam keluarga Brassicaceae (sawi-sawian), dan di daerah penulis sering disebut sebagai sawi taneuh atau kamandilan.

Secara morfologi, keluarga Brassicaceae memiliki batang yang bercabang dari pangkalnya dan tingginya sekitar 30-50 cm. Daunnya berbentuk lonjong meruncing yang menyerupai bentuk gergaji kasar dan tidak berambut.

Baca Juga :  Manfaat Asam Jawa Untuk Rahim Yang Luar Biasa

Meskipun dianggap sebagai tumbuhan liar, ternyata sawi tanah dapat dikonsumsi sebagai sayuran. Untuk memasaknya, bisa direbus terlebih dahulu.

Bagian yang dapat dimakan meliputi pucuk muda, daun, dan bunganya. Selain itu, sawi tanah juga sering dipadukan dengan sambal untuk menambah cita rasa.

Manfaat Sawi Tanah

Berbagai manfaat sawi tanah dapat diperoleh, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Membantu Mengatasi Batuk Berdahak:

Sawi tanah, sebagai herba semusim yang terkait dengan tanaman selada air, memiliki sejumlah sebutan lokal seperti sawi lemah, sawi taneuh, jukut sakti, rom taroman, tempuyung, kamandilan, dan maru-maru.

Salah satu manfaatnya adalah membantu meredakan batuk berdahak, dengan efek yang setara dengan kencur.

2. Membantu Mengatasi Campak dan Panas pada Anak-Anak:

Sawi tanah dapat membantu menurunkan panas tubuh pada anak-anak dan juga digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi campak.

Caranya cukup sederhana, yaitu dengan mengonsumsi air perasan sawi tanah yang dihaluskan.

3. Mengatasi Gangguan Pencernaan:

Sawi tanah dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan nyeri lambung. Manfaatnya serupa dengan mengonsumsi sawi putih mentah.

4. Mengatasi Gejala Flu:

Kandungan bahan aktif dalam sawi tanah, seperti flavonoid, alkaloid, saponin, polifenol, dan beberapa senyawa kimia lainnya, menjadikannya obat herbal tradisional yang potensial.

Sawi tanah dapat membantu mengatasi gejala flu, yang umum dijumpai dalam masyarakat.

5. Obat Tradisional untuk TBC:

TBC adalah penyakit serius yang banyak terjadi di masyarakat. Sawi tanah digunakan sebagai obat tradisional pendukung dalam mengatasi TBC, ketika dikombinasikan dengan wortel.

6. Mengatasi Permasalahan Kulit:

Sawi tanah juga bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit seperti bisul, memar, luka, dan bahkan gigitan ular.

Penggunaannya mirip dengan penggunaan daun gambas untuk menyembuhkan luka.

7. Manfaat Lainnya:

Sawi tanah juga memiliki manfaat lain seperti untuk mengobati kencing darah, rematik, dan hepatitis.

Cara Pemanfaatannya Untuk Mengatasi Berbagai Penyakit

Setelah mengetahui manfaat sawi tanah, Hasiltani akan memberikan cara pemanfaatan sawi tanah untuk mengatasi penyakit.

Baca Juga :  Mitos Kayu Kaboa Sancang dan Manfaatnya

Berikut adalah detail mengenai bagian tanaman yang digunakan dan cara pemanfaatannya untuk mengatasi berbagai penyakit:

1. Bisul, Memar, Luka, dan Gigitan Ular:

  • Cuci bersih tanaman sawi tanah segar, lalu tumbuk halus.
  • Tambahkan sedikit air dan aduk hingga menjadi adonan.
  • Tempelkan ramuan ini ke area yang sakit.

2. Batuk Berdahak dan TBC:

  • Cuci bersih 30 gr herba sawi tanah segar.
  • Tambahkan 3 gelas air, sedikit gula batu, dan gula enau secukupnya.
  • Rebus hingga tersisa 1 gelas.
  • Dinginkan, saring, dan minum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

3. Campak dan Panas pada Anak:

  • Cuci bersih 30 gr (untuk anak usia 1-2 tahun) atau 60 gr (untuk anak di atas 2 tahun) herba sawi tanah segar, lalu tumbuk.
  • Peras hasil tumbukan.
  • Air perasan ditambahkan sedikit garam dan gula batu, lalu diminum. Disarankan untuk minum air putih setelah mengonsumsi ramuan.

4. Influenza:

  • Cuci bersih 50 gr herba sawi tanah segar dan 10-15 gr bawang putih.
  • Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, tambahkan sedikit gula batu.
  • Dinginkan, saring, dan minum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

5. Kencing Darah:

  • Cuci bersih 5 buah tanaman sawi tanah, termasuk akarnya.
  • Tambahkan 3 gelas air dan sedikit gula batu.
  • Rebus hingga air tersisa setengahnya.
  • Dingin, saring, dan minum 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas bersama 1 sendok madu.

6. Sakit Lambung dan Pelancar Pencernaan:

  • Cuci bersih 50 gr herba sawi tanah segar.
  • Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, tambahkan sedikit gula batu.
  • Dinginkan, saring, dan minum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

7. Sakit Kuning, Hepatitis:

  • Cuci bersih ¼ genggam akar sawi tanah dan 1/3 genggam daun sawi tanah.
  • Tambahkan sedikit gula batu dan 3 gelas air.
  • Rebus hingga tersisa 1 ½ gelas.
  • Dinginkan, lalu minum 2 kali sehari, masing-masing ¾ gelas bersama 1 sendok madu.
Baca Juga :  Keistimewaan dan Tuah Kayu Gono Kelor

8. Sakit Kandung Kemih Akibat Kedinginan dan Kencing Sedikit:

  • Cuci bersih 7 buah sawi tanah, termasuk akarnya.
  • Tambahkan sedikit gula batu dan 3 gelas air.
  • Rebus hingga tersisa 1 gelas.
  • Dinginkan, lalu tambahkan madu ke dalam ramuan. Minum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

9. Mencret:

  • Cuci bersih 1 buah tanaman sawi tanah, termasuk akarnya.
  • Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih.
  • Biarkan hingga air tersisa setengahnya.
  • Dinginkan, lalu minum 2 kali sehari, masing-masing ¾ gelas bersama 1 sendok madu.

10. Rematik:

  • Cuci bersih 60 gr tanaman sawi segar.
  • Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
  • Tambahkan gula batu dan gula enau secukupnya.
  • Dinginkan, lalu saring, dan minum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

Baca juga:

Penutup

Demikianlah informasi dari Hasiltani.id tentang manfaat sawi tanah.

Dalam dunia modern yang semakin canggih, keberadaan tanaman liar seperti sawi tanah seringkali terlupakan.

Namun, melalui penelitian dan pengetahuan yang terus berkembang, kita semakin menyadari potensi besar yang tersimpan dalam keanekaragaman hayati sekitar kita.

Sawi tanah adalah contoh nyata bagaimana alam menyediakan sumber daya alami yang berlimpah, tidak hanya sebagai hama pertanian, tetapi juga sebagai penyembuh alami bagi berbagai penyakit.

Mari kita terus menjaga dan memelihara keanekaragaman hayati ini, sambil tetap menghargai manfaat yang ditawarkan oleh tanaman-tanaman seperti sawi tanah.

Semoga kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam semakin menguat, sehingga kita dapat terus menikmati manfaat Sawi Tanah untuk kesehatan dan kesejahteraan kita.

Terimakasih telah membaca artikel manfaat sawi tanah ini, semoga informasi mengenai manfaat sawi tanah ini bermanfaat untuk Sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *