Manfaat Platina

Manfaat Platina – Mengungkap Keajaiban Logam Mulia dalam Berbagai Aspek

Diposting pada

Hasiltani.id – Manfaat Platina – Mengungkap Keajaiban Logam Mulia dalam Berbagai Aspek Kehidupan. Platina, sebuah logam mulia yang jarang ditemui namun memiliki nilai tak ternilai, telah memberikan sumbangan yang sangat besar dalam berbagai bidang kehidupan manusia.

Dikenal karena sifatnya yang tahan terhadap korosi dan reaktivitas yang minimal, platina telah menemukan tempatnya tidak hanya sebagai perhiasan mewah, tetapi juga sebagai bahan penting dalam industri, kedokteran, dan ilmu pengetahuan.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai manfaat platina yang menakjubkan, mulai dari peran pentingnya dalam dunia kedokteran dalam mengobati penyakit hingga kontribusinya dalam industri kimia dan elektronika.

Mari kita telusuri kegunaan dan peran platina yang menjadikannya sebuah keajaiban dalam dunia logam mulia.

Apa itu Platina?

Sebelum membahas mengenai manfaat platina, Hasiltani akan menjelaskan apa itu platina.

Platina, logam yang paling minim reaktif di antara semua logam, mengungkapkan keajaiban daya tahan terhadap korosi yang mempesona, bahkan pada suhu ekstrem.

Sifat ini menjadikannya sebuah mahakarya dalam dunia logam mulia.

Kehadirannya yang seringkali dijumpai sebagai unsur platina alami memperoleh pengakuan, terutama ditemukan dalam pasir aluvium yang tersebar di berbagai sungai.

Sejak zaman prakolonial Amerika Selatan, manusia telah mengenal keberadaan platina, dan penduduk asli memanfaatkannya untuk menciptakan beragam artefak yang mengagumkan.

Meskipun catatan tertulis Eropa tentang platina merujuk pada abad keenam belas, laporan khusus dari Antonio de Ulloa yang mengungkapkan keberadaan logam baru tersebut di Kolombia pada tahun 1748 menjadi tonggak penting dalam eksplorasi ilmiah terhadapnya.

Fungsi platina yang beragam mencakup penggunaannya dalam pengubah katalitik, peralatan laboratorium yang presisi, kontak listrik serta elektrode, termometer resistensi platina yang akurat, perlengkapan kedokteran gigi, dan sebagai bahan baku perhiasan yang tak ternilai.

Walaupun termasuk dalam kategori logam berat yang memiliki potensi masalah kesehatan ketika terpapar garamnya, namun keunikan platina yang tidak bereaksi terhadap korosi menjadikannya tidak beracun seperti beberapa logam lainnya.

Baca Juga :  Menggali Kekuatan Magis - Manfaat Batu Galih Asem

Tidak hanya sebagai bahan industri atau perhiasan, tetapi platina juga memiliki peran penting dalam bidang medis.

Senyawa yang mengandung platina seperti sisplatin, oksaliplatin, dan karboplatin, telah menjadi senjata utama dalam perang melawan kanker jenis tertentu melalui penggunaan kemoterapi.

Sejarah Platina

Penggunaan awal Platina dalam budaya manusia telah mengilhami para arkeolog untuk menggali jejaknya hingga ke zaman Mesir kuno.

Temuan platina dalam emas yang digunakan dalam makam Mesir kuno serta dalam huruf hieroglif yang mencatat kalender pada sekitar tahun 1200 SM menandakan adanya pengetahuan tentang logam ini pada masa tersebut.

Namun, kesinambungan pemahaman Mesir tentang platina masih menjadi misteri. Kemungkinan besar, mereka tidak menyadari keberadaannya dalam emas mereka.

Bangsa Amerika pra-Kolombia, terutama di daerah dekat Esmeraldas, Ekuador saat ini, merupakan salah satu dari sedikit budaya yang menggunakan platina pada masa pra-Kolombia.

Mereka menggunakan platina untuk membuat artefak dengan campuran aloy emas putih-platina.

Proses metalurgi yang mereka terapkan terbilang cukup maju untuk zamannya, dengan menggunakan sistem serbuk yang relatif canggih.

Platina yang mereka gunakan tidak murni, melainkan merupakan campuran alami dari logam-logam golongan platina, seperti paladium, rodium, dan iridium dalam proporsi tertentu.

Penemuan Platina di Eropa menjadi titik penting dalam eksplorasi dan pemahaman akan logam ini.

Referensi tertulis pertama tentang platina dalam literatur Eropa muncul pada tahun 1557, dalam tulisan-tulisan humanis Italia Julius Caesar Scaliger.

Scaliger menggambarkan platina sebagai logam mulia yang belum dikenal, ditemukan di daerah antara Darién dan Meksiko, yang “belum ada api maupun kecerdasan Spanyol yang mampu mencairkannya”.

Bangsa Spanyol pada umumnya melihat platina sebagai pengotor dalam emas, yang kemudian dibuang begitu saja.

Pada tahun 1741, Charles Wood, seorang ilmuwan metalurgi Inggris, menemukan berbagai sampel platina dari Kolombia di Jamaika, mendorong penyelidikan lebih lanjut oleh William Brownrigg.

Antonio de Ulloa, seorang ilmuwan yang juga berkontribusi pada penemuan platina, kembali ke Spanyol pada tahun 1746 setelah delapan tahun berada dalam Misi Geodetik Prancis.

Ulloa menyajikan deskripsi platina yang tidak dapat dipisahkan maupun dikalsinasi. Publikasi hasil penelitiannya pada tahun 1748 memicu minat ilmiah lebih lanjut terhadap logam ini.

Para kimiawan terkemuka Eropa seperti Andreas Sigismund Marggraf, Torbern Bergman, Jöns Jakob Berzelius, William Lewis, dan Pierre Macquer mulai meneliti platina secara intensif.

Henrik Scheffer, pada tahun 1752, mempublikasikan deskripsi ilmiah yang mendetail tentang logam ini, merujuk padanya sebagai “emas putih”.

Baca Juga :  Manfaat Hidrosfer - Pentingnya Melestarikan Ekosistem Air Bumi

Scheffer bahkan melakukan penelitian tentang proses peleburan bijih platina dengan bantuan arsenik.

Ia menggambarkan platina sebagai logam yang sulit dipotong namun memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap korosi, menarik perhatian para ilmuwan pada masa itu.

Manfaat Platina

Berikut adalah manfaat platina dalam berbagai aspek kehidupan manusia:

1. Pemanfaatan Platina dalam Bidang Kesehatan

Platina, selain menjadi perhiasan dan bahan peralatan laboratorium, ternyata memiliki peran penting dalam dunia kedokteran. Berikut adalah beberapa kegunaan platina dalam dunia medis:

a. Perawatan Gigi

Para dokter gigi telah lama menggunakan platina untuk menangani berbagai masalah gigi pada pasien mereka.

Meskipun penggunaan platina untuk menambal gigi mulai jarang dilakukan, namun platina masih digunakan untuk mengobati gigi yang terasa nyeri tanpa adanya lubang yang terlihat atau untuk membuat gigi palsu, memberikan kepercayaan diri pada pasien dengan gigi yang utuh.

b. Pembuatan Alat Pacu Jantung

Platina digunakan untuk membuat alat pacu jantung karena sifatnya yang hipoalergenik, membuatnya cocok digunakan oleh berbagai orang.

Platina menjadi satu-satunya logam yang cocok untuk alat-alat pacu jantung dalam dunia medis.

c. Penggunaan dalam Treatment Patah Tulang

Platina juga digunakan sebagai sambungan tulang yang patah karena sifat anti karat dan kepadatannya yang lebih tinggi daripada emas, menjadikannya cocok untuk sambungan tulang.

d. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Platina digunakan dalam pembuatan obat seperti cisplatin, yang digunakan dalam kemoterapi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

Cisplatin bekerja dengan menempel pada DNA sel kanker dan mencegahnya tumbuh lebih lanjut, menjadikannya penting dalam penanganan penyakit kanker.

2. Pemanfaatan Platina dalam Bidang Industri Kimia

Platina juga memiliki peran penting dalam industri kimia, terutama sebagai katalis dalam berbagai proses kimia seperti hidrogenasi, oksidasi, dan dehidrogenasi. Katalis platina biasanya digunakan sebagai katalis pertama dalam membentuk katalis-katalis lainnya.

Penggunaan lain platina dalam industri kimia meliputi proses reduksi alkilasi, hidrogenasi selektif senyawa nitro, dan membantu proses hidrogenasi karbonil.

3. Pemanfaatan Platina dalam Bidang Elektronika

Platina sering digunakan dalam bidang elektronika, terutama dalam paduan dengan logam lain. Alloy platina dengan kobal, misalnya, memiliki sifat magnetis yang tinggi, sehingga digunakan dalam pembuatan magnet yang kuat.

Kekuatan dan sifat tahan panas platina dimanfaatkan dalam pembuatan tungku listrik dengan suhu tinggi, sebagai bahan pembuatan komponen pesawat luar angkasa, dan dalam pembuatan kerucut bensin untuk mesin pesawat jet dan kendaraan lain yang menggunakan mesin dengan suhu tinggi.

Baca Juga :  Mengungkap Misteri  Manfaat Batu Akik Teratai - Kekuatan Mistis di Balik Permata Alam

Efek Samping Platina

Setelah mengetahui manfaat platina, Hasiltani juga memebrikan efek samping dari platina.

Platinum pada dasarnya adalah logam yang aman. Namun, ketika platinum mengalami proses yang mengubahnya menjadi garam platinum, ini bisa menjadi berbahaya bagi kesehatan.

Beberapa bahaya yang dapat timbul adalah:

1. Perubahan DNA dan Kanker:

Sifat anti kanker platina, yang bekerja dengan masuk ke dalam sel kanker dan menghambat pertumbuhannya, memiliki potensi untuk menyebabkan perubahan pada DNA sel kanker.

Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker di dalam tubuh.

2. Reaksi Alergi pada Kulit dan Selaput Lendir:

Paparan terhadap garam platinum dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit dan selaput lendir. Ini dapat menyebabkan iritasi, ruam, atau bahkan dermatitis kontak.

3. Kerusakan Organ Dalam:

Penggunaan garam platinum dapat menyebabkan kerusakan pada organ dalam tubuh manusia, seperti ginjal, usus, dan sumsum tulang.

Efek ini dapat berkembang menjadi kondisi yang serius jika paparan terus-menerus terjadi.

4. Toksisitas Bahan Kimia:

Beberapa garam platinum, seperti selenium, dapat menyebabkan toksisitas dalam tubuh manusia. Hal ini dapat mengganggu fungsi normal organ dan sistem tubuh, menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Namun, penting untuk dicatat bahwa efek negatif ini biasanya hanya terjadi pada sebagian kecil populasi yang memiliki kondisi kimiawi tertentu di dalam tubuh mereka.

Oleh karena itu, penggunaan platinum dan garamnya harus diperlakukan dengan hati-hati dan hanya dalam kondisi yang sesuai dengan prosedur keamanan yang tepat.

Penutup

Demikianlah informasi dari Hasiltani.id tentang manfaat platina.

Dapat disimpulkan bahwa platina bukanlah sekadar logam biasa, melainkan sebuah harta yang memiliki manfaat luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Dari peran pentingnya dalam pengobatan kanker hingga kontribusinya dalam industri kimia dan elektronika, platina terus membuktikan nilainya sebagai salah satu logam paling berharga di dunia.

Meskipun masih ada tantangan dan risiko terkait penggunaannya, manfaat platina yang luar biasa jelas membuatnya menjadi aset yang tak ternilai.

Oleh karena itu, teruslah menghargai dan mengeksplorasi potensi platina dalam menciptakan solusi-solusi inovatif untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan demikian, kita dapat terus memanfaatkan keajaiban dan manfaat platina untuk kesejahteraan manusia dan kemajuan peradaban kita.

Terimakasih telah membaca artikel manfaat platina ini, semoga informasi mengenai manfaat platina ini bermanfaat untuk Sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *