Cara Menyambung Singkong Karet

Cara Menyambung Singkong Karet – Panduan Lengkap

Diposting pada

Hasiltani.id – Cara Menyambung Singkong Karet – Panduan Lengkap. Apakah Sobat Tani pernah mengalami situasi di mana Sobat Tani perlu menyambung dua bagian singkong karet? Jangan khawatir, Hasiltani punya solusinya! Dalam panduan ini, Hasiltani akan memandu Sobat Tani melalui cara menyambung singkong karet dengan mudah dan praktis.

Dengan langkah-langkah yang jelas dan penjelasan rinci, Sobat Tani akan segera dapat menggabungkan dua bagian singkong karet tanpa kesulitan. Mari kita mulai!

Menyambung Singkong Karet

Agar produksi tanaman singkong/ubi pohung/ketela pohon dapat ditingkatkan, metode penyambungan tanaman singkong telah menjadi umum. Dalam metode ini, batang bawah singkong yang biasanya dikonsumsi digunakan sebagai bawahannya, sementara batang atasnya menggunakan singkong karet.

Dengan menyambung kedua jenis singkong ini, kita dapat memperoleh hasil singkong yang jauh lebih banyak dan lebih besar dari singkong biasa, serta memiliki rasa yang enak. Tanaman singkong yang dihasilkan melalui metode penyambungan ini sering disebut ubi raksasa karena ukurannya yang sangat besar.

Model Penyambungan atau Okulasi Pada Tanaman Singkong

Dalam praktiknya, ada beberapa model yang berkembang untuk proses penyambungan atau okulasi pada tanaman singkong, antara lain:

1. Sambung Pucuk Muda Singkong Karet dengan Pucuk Muda Singkong Konsumsi (Potong Miring)

Dalam metode ini, pucuk muda dari tanaman singkong karet disambungkan dengan pucuk muda dari tanaman singkong konsumsi. Penyambungan dilakukan dengan memotong kedua pucuk secara miring.

Baca Juga :  Teknik Sambung Singkong Karet dengan Batang yang Keras

2. Sambung Batang Singkong Karet dengan Batang Singkong Konsumsi (Potong Miring)

Metode ini melibatkan penyambungan batang tanaman singkong karet dengan batang tanaman singkong konsumsi. Penyambungan dilakukan dengan memotong kedua batang secara miring.

3. Sambung Tempel Mata Tunas Singkong Karet dengan Batang Singkong Konsumsi (Okulasi)

Dalam metode okulasi, mata tunas dari tanaman singkong karet ditempelkan pada batang tanaman singkong konsumsi. Hal ini dilakukan dengan mengiris batang konsumsi dan menempelkan mata tunas singkong karet di dalam irisannya.

4. Sambung Pucuk Muda Singkong Karet dengan Batang Singkong Konsumsi (Sisip Samping)

Metode ini melibatkan penyambungan pucuk muda dari tanaman singkong karet dengan batang tanaman singkong konsumsi. Pucuk muda singkong karet disisipkan ke samping batang tanaman singkong konsumsi.

Dalam contoh ini, kita akan mencoba menyambungkan tanaman singkong menggunakan teknik sambung pucuk. Pertama-tama, batang bawah ditanam dengan cara stek batang agar dapat bertunas.

Setelah itu, penyambungan dilakukan dengan menyambungkan pucuk yang masih cukup muda pada batang yang telah bertunas tersebut.

Langkah-langkah Menyambung Singkong Karet

Siapkan Bagian yang Akan Disambung

Batang singkong yang digunakan diambil dari kayu singkong konsumsi lokal yang tersedia di daerah, dan jika memungkinkan, digunakan jenis unggul. Singkong yang umumnya digunakan adalah yang mengandung pati atau aci, seperti singkong kasesa, tetapi singkong racun juga dapat digunakan sebagai batang bawah.

Selanjutnya, pucuk singkong karet dipersiapkan, dengan usaha untuk memilih yang seukuran dengan batang bawah dan masih dalam kondisi muda. Daun singkong karet dapat digunakan sebagai sayuran, tetapi buahnya mengandung sianida yang tinggi sehingga tidak aman untuk dikonsumsi.

Dalam melakukan percobaan ini, jika menggunakan batang singkong yang sudah keras, biasanya pemula akan menghadapi kesulitan dalam melakukan pemotongan yang tepat, sehingga tingkat kegagalan penyambungan menjadi tinggi.

Baca Juga :  Mitos Benalu Kelor - Antara Spiritualitas dan Kesehatan

Potong Ujung Singkong Karet dengan Pisau Tajam

Dengan menggunakan batang yang masih muda, pemotongan yang cukup akurat dapat dilakukan dengan menggunakan silet tipis yang biasa digunakan untuk bercukur. Dengan demikian, batang atas dapat ditempatkan dengan tepat pada batang bawah selama proses penyambungan.

Batang atas dan bawah yang telah dipotong untuk disambung dapat memiliki bentuk yang mengikuti pola yang telah disebutkan sebelumnya, atau bervariasi dengan menggunakan bentuk seperti huruf V untuk batang bawah dan V terbalik untuk batang atas.

Gabungkan Dua Bagian Singkong Karet

Setelah dipotong, batang atas dan bawah segera diikat dengan tali secara perlahan dan hati-hati. Penting untuk tidak menunda proses ini terlalu lama, karena getah dari potongan dapat mengering.

Untuk menjaga sambungan tetap aman dan terhindar dari gangguan, kita dapat menambahkan selubung plastik. Selain melindungi sambungan, selubung plastik juga membantu mencegah batang agar tidak cepat mengering.

Hasilnya

Setelah proses penyambungan, batang atas mulai menghasilkan rimbunan daun dan ukurannya bertambah besar. Penting untuk mengingat bahwa tali pengikat harus dilepas agar batang tidak tercekik.

Jika sambungan telah cukup kuat, tali pengikat dapat dilepaskan sepenuhnya. Namun, jika masih ada kekhawatiran tentang kekuatan sambungan, dapat mengikatnya kembali dengan ikatan yang lebih longgar. Setelah beberapa minggu dipindahkan ke tanah, tanaman akan mulai tumbuh subur.

Jika muncul tunas-tunas baru yang berasal dari batang bawah, disarankan untuk memangkasnya sehingga pertumbuhan tunas karet hasil sambungan di bagian atas dapat berkembang secara optimal.

Hasil panen singkong yang optimal biasanya tercapai ketika tanaman telah berusia 9 hingga 12 bulan, atau sekitar setahun. Namun, dalam situasi di mana harga singkong sedang menguntungkan, petani dapat mempercepat waktu panen untuk mengambil keuntungan yang lebih besar daripada menunggu tanaman singkong mencapai usia maksimal.

Baca Juga :  Rahasia Kesehatan - Mengungkap Manfaat Bayam Ungu Yang Luar Biasa 

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan perhitungan keuntungan yang lebih menguntungkan dalam mengejar harga yang sedang bagus.

Bibit Singkong Dapat Diperoleh Dari Batang Bekas Pasca Panen

Jangan membuang batang singkong sambungan yang telah dipanen, karena batang tersebut dapat digunakan kembali sebagai bibit untuk ditanam. Bibit yang berasal dari tanaman sambungan ini memiliki karakteristik yang sama dengan sambungan awal, yaitu menggunakan batang atas dari singkong karet dan batang bawah dari singkong konsumsi.

Hasil pemotongan harus mencakup kedua jenis singkong, sehingga batang harus dipotong di atas dan di bawah sambungan. Bibit sambungan ini siap untuk ditanam, namun hanya tunas dari singkong karet yang dibiarkan tumbuh.

Penutup

Dalam artikel ini, Hasiltani.id telah menjelaskan tentang cara menyambung singkong karet, sebuah teknik yang digunakan untuk meningkatkan produksi dan ukuran singkong secara signifikan. Proses penyambungan tersebut melibatkan penggabungan batang bawah singkong konsumsi dengan batang atas singkong karet. Metode-metode seperti sambung pucuk, sambung batang, okulasi, dan sisip samping dapat digunakan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Proses penyambungan dimulai dengan memilih batang yang sesuai, baik dari jenis singkong konsumsi lokal maupun singkong karet yang telah teruji. Kemudian, dengan hati-hati, batang atas dan bawah dipotong dan disambung menggunakan teknik yang tepat. Penting untuk memperhatikan keadaan batang yang masih muda agar pemotongan dapat dilakukan dengan akurasi yang baik.

Dengan menguasai cara menyambung singkong karet, petani dapat meningkatkan produktivitas dan menghasilkan singkong dengan ukuran yang lebih besar serta rasanya yang lezat. Teknik ini memberikan peluang yang baik bagi petani untuk meningkatkan hasil panen mereka dan memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *