Melatih Pernafasan dengan Dzikir

Melatih Pernafasan dengan Dzikir untuk Ketenangan Pikiran

Diposting pada

Hasiltani.id – Melatih Pernafasan dengan Dzikir untuk Ketenangan Pikiran dan Tubuh Sehat. Selamat datang di panduan Hasiltani untuk melatih pernafasan dengan dzikir, sebuah metode yang dapat membantu Sobat mencapai ketenangan pikiran dan tubuh sehat.

Dalam kehidupan yang penuh dengan tekanan dan stres, penting bagi kita untuk mencari cara-cara yang efektif untuk menghadapinya.

Pernapasan dengan dzikir adalah salah satu cara yang telah terbukti dapat membantu meredakan stres, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Mengenal Dzikir dan Keajaibannya

Dalam melatih pernafasan dengan dzikir, mari kita mengenal apa itu Dzikir terlebih dahulu.

Dzikir adalah aktivitas berulang-ulang yang melibatkan pengucapan atau perenungan nama Tuhan atau kalimat-kalimat pujian terhadap-Nya.

Praktik dzikir telah diakui secara luas karena manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan fisik, mental, dan spiritual.

Beberapa manfaat dzikir antara lain:

1. Ketenangan Pikiran:

Dzikir membantu menenangkan pikiran kita karena fokus pada pengulangan kata-kata yang suci. Ini membantu mengurangi gelombang otak yang berhubungan dengan kecemasan dan stres.

2. Meningkatkan Fokus:

Saat kita berlatih dzikir, kita secara otomatis memusatkan perhatian pada sesuatu yang positif, membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi.

3. Mengurangi Tekanan Darah:

Studi telah menunjukkan bahwa dzikir dapat membantu menurunkan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama untuk masalah jantung.

4. Meningkatkan Kualitas Tidur:

Dzikir sebelum tidur dapat membantu menenangkan pikiran dan mempersiapkan tubuh untuk tidur yang nyenyak.

Baca Juga :  Doa Setelah Membaca Surat Al-Waqiah

5. Menjaga Keseimbangan Emosi:

Dzikir membantu mengatur emosi dan mengurangi gejolak perasaan negatif.

Macam-macam Dzikir Nafas

Dalam melatih pernafasan dengan dzikir, Dzikir terdiri dari bermacam-macam dzikir.

Imam Ghazali pernah menyatakan bahwa berdzikir dengan menahan nafas dapat mempercepat proses penyucian hati (membakar mazmumah).

Namun, berbeda halnya jika dzikir digabungkan dengan teknik pernafasan yang tepat, yang dikenal sebagai dzikir nafas dalam ahli Tasawuf, maka manfaatnya akan jauh lebih besar.

Biasanya, dzikir nafas dilakukan dengan cara duduk bersila atau duduk di kursi, meskipun ada beberapa orang yang melakukannya sambil berbaring.

Cara Dzikir Nafas

Dalam melatih pernafasan dengan dzikir, cara berdzikir nafas dilakukan dengan cara menarik nafas perlahan-lahan hingga paru-paru terisi penuh, kemudian menahannya selama beberapa detik.

Setelah itu, nafas dihembuskan perlahan-lahan hingga paru-paru terasa kosong. Proses ini diulang secara berkesinambungan.

Beberapa ahli tasawuf dan ahli hikmah memiliki pandangan berbeda mengenai jenis-jenis dzikir nafas, terutama terkait durasi masing-masing gerakan napas ini.

Menurut pendapat Hasiltani, yang paling tepat adalah melakukannya dalam waktu 10 detik. Artinya, Sobat menarik nafas selama 10 detik, menahannya selama 10 detik, dan menghembuskan nafas selama 10 detik.

Bacaan Dzikir Nafas

Teknik di atas dapat Sobat praktekkan baik sebagai cara berdzikir nafas dengan kalimat “Lailahaillallah” maupun dengan bacaan dzikir lainnya.

Untuk melatih pernafasan melalui dzikir, Sobat dapat membaca bacaan doa dari surah Al Israa ayat 105 yang berbunyi sebagai berikut:

وَ بِالۡحَقِّ اَنۡزَلۡنٰہُ وَ بِالۡحَقِّ نَزَل

wa bil haqqi anzalnaahu wa bil haqqi nazal

Untuk bacaan dzikir tersebut, Sobat dapat mengamalkannya sebanyak yang Sobat mampu. Namun, yang paling baik adalah membacanya sebanyak 99 kali dengan menggunakan teknik pernafasan di atas.

Baca Juga :  Mengenal Apa itu Thaharah

Keajaiban Dzikir Nafas

Dalam melatih pernafasan dengan dzikir, kita telah mengikuti sunnah Rasulullah dalam berdzikir ketika berdiri, duduk, dan berbaring. Manfaat dari dzikir nafas ini akan dirasakan dalam kehidupan dunia dan juga di akhirat.

Banyak orang telah mengalami keajaiban dari praktik dzikir nafas ini. Mereka semua menyatakan bahwa dzikir nafas memiliki dampak yang signifikan terhadap stamina dan daya tahan tubuh.

Bahkan beberapa di antaranya memberikan kesaksian bahwa teknik ini juga mampu mempercepat proses pemulihan dari berbagai penyakit.

Dzikir nafas, selain menjadi bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah, juga memiliki manfaat fisik dan kesehatan yang luar biasa.

Semoga dengan terus melatih dzikir nafas ini, kita dapat memperoleh keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Manfaat Dzikir Nafas

Dalam melatih pernafasan dengan dzikir, manfaat dzikir nafas adalah menyatukan dan menyeimbangkan pikiran dan hati ketika berdoa dan berdzikir. Dengan cara ini, pikiran dan hati dapat lebih fokus dan terkonsentrasi pada bacaan yang diucapkan dalam hati.

Selain itu, dzikir nafas juga memiliki manfaat bagi tubuh, khususnya dalam memperkuat paru-paru. Teknik menarik nafas, menahannya, dan menghembuskan secara perlahan-lahan telah terbukti mampu membersihkan rongga paru-paru dari berbagai zat asing.

Lebih lanjut, latihan dzikir nafas juga dapat memperkuat sistem pernapasan Sobat, terutama bermanfaat jika Sobat gemar berenang, menyelam, atau memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan aktivitas di bawah air.

Dengan pernapasan yang lebih kuat, Sobat dapat memperpanjang waktu Sobat saat berada di dalam air dan meningkatkan kualitas kegiatan bawah air Sobat.

Dengan menggabungkan manfaat spiritual dan kesehatan dari dzikir nafas ini, kita dapat merasakan kebaikan baik untuk kehidupan batin maupun fisik kita.

Baca Juga :  Mengenal Arti Raudhatul Min Riyadhil Jannah

Penutup

Demikian artikel ini, Hasiltani.id telah membahas mengenai Melatih Pernafasan dengan Dzikir. Dzikir nafas merupakan praktik yang menyatukan nilai spiritual dan manfaat kesehatan bagi diri kita.

Dengan mengamalkan dzikir nafas, kita dapat menyelaraskan pikiran dan hati saat berdoa dan berdzikir, mencapai fokus yang lebih mendalam dalam bacaan hati.

Tidak hanya itu, manfaatnya juga membawa dampak positif bagi tubuh kita, terutama dalam memperkuat paru-paru. Proses menarik nafas perlahan, menahannya, dan menghembuskan secara perlahan membantu membersihkan rongga paru-paru dari berbagai zat asing.

Pentingnya latihan dzikir nafas juga dirasakan bagi mereka yang senang beraktivitas bawah air seperti berenang atau menyelam.

Dengan pernapasan yang lebih kuat, waktu berada di dalam air dapat diperpanjang dan kualitas pengalaman bawah air semakin ditingkatkan.

Mari kita selalu berusaha melatih pernafasan dengan dzikir sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

Gabungan keberkahan spiritual dan manfaat fisik dari dzikir nafas membawa keharmonisan dalam hidup kita, membimbing kita menuju keseimbangan pikiran, hati, dan tubuh.

Semoga kebiasaan baik ini terus memperkaya kehidupan kita, di dunia maupun di akhirat.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai melatih pernafasan dengan dzikir ini. Semoga artikel melatih pernafasan dengan dzikir ini bermanfaat untuk Sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *