Manfaat Bekam Saat Puasa

Manfaat Bekam Saat Puasa dan Efek Sampingnya

Diposting pada

Hasiltani.id – Manfaat Bekam Saat Puasa dan Efek Sampingnya. Manfaat bekam saat puasa telah menjadi topik yang semakin menarik perhatian dalam upaya menjaga kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Bekam, sebagai terapi tradisional yang telah dikenal dan dipraktikkan sejak zaman dahulu, memberikan serangkaian efek positif yang dapat mendukung kesehatan fisik dan mental.

Dalam konteks berpuasa, bekam bukan hanya sekadar metode alternatif pengobatan, tetapi juga dianggap sebagai cara yang potensial untuk meningkatkan kesejahteraan tubuh, baik secara fisik maupun spiritual.

Dalam tulisan ini, kita akan menjelajahi dengan lebih mendalam mengenai manfaat bekam saat berpuasa, serta memahami mengapa terapi ini tetap menjadi pilihan bagi banyak individu yang menghargai pendekatan holistik terhadap kesehatan.

Mengenal Apa itu Bekam

Sebelum membahas mengenai manfaat bekam saat puasa, mari kita mengenal apa itu Bekam.

Bekam merupakan suatu bentuk terapi tradisional yang melibatkan penggunaan cangkir khusus sebagai alat utamanya.

Cangkir ini dirancang untuk menciptakan tekanan yang mampu menarik kulit dan memungkinkan pelepasan darah kotor atau racun yang terdapat dalam tubuh.

Proses bekam dimulai dengan penempatan cangkir pada area tertentu pada tubuh, umumnya pada bagian yang sering mengalami keluhan kesehatan.

Beberapa contoh lokasi yang umumnya dipilih meliputi lengan, bokong, punggung, perut, atau kaki.

Baca Juga :  Syarifah Nur Maya, Waliyah Muda yang Memimpin Kelompok Umrah

Dengan menempatkan cangkir di area ini, bekam bertujuan untuk merangsang aliran darah dan mengaktifkan proses detoksifikasi.

Meskipun bekam telah dikenal dan dipraktikkan sejak ribuan tahun yang lalu, terapi ini tetap menjadi pilihan utama sebagai alternatif pengobatan hingga saat ini.

Keberlanjutan popularitasnya dapat diatributkan pada kemampuannya dalam mengatasi berbagai gangguan kesehatan, serta kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai tradisional yang terkandung dalam proses bekam.

Manfaat Bekam Saat Puasa Bagi Kesehatan

Pengobatan dengan berbekam tidak bertentangan dengan ibadah puasa, sesuai dengan beberapa hadis, walaupun ada pandangan yang menganggap berbekam ketika berpuasa sebagai makruh.

Secara logika, berpuasa menyebabkan perut dalam keadaan kosong, dan berbekam, yang mengeluarkan darah dari dalam tubuh, bisa membuat tubuh terasa lemas.

Namun, berbekam saat berpuasa justru dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan, berikut adalah manfaat bekam saat puasa:

1. Menyembuhkan Penyakit:

Berbekam saat perut kosong dapat membantu menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Pernyataan ini didukung oleh penelitian dengan radioaktif teknesium berteknetat.

Berbekam saat berpuasa dapat membunuh zat-zat yang menyerang tubuh dan menyebabkan penyakit.

2. Mengeluarkan Racun Dari Tubuh:

Berbagai zat berbahaya dapat dengan mudah masuk ke tubuh melalui makanan atau lingkungan sekitar.

Berbekam saat berpuasa membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui darah kotor yang dikeluarkan selama proses bekam.

3. Meningkatkan Sistem Imun:

Puasa dapat menyebabkan lemas karena tidak ada asupan makanan, tetapi berbekam saat berpuasa dapat meningkatkan kesehatan.

Ini membantu meningkatkan imunoglobin, aktivitas fagositik, sel T Helper, dan E rosette, yang semuanya merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh.

4. Membuat Otot Rileks:

Berbekam saat berpuasa dapat membantu pelepasan endorfin, yang membantu merilekskan otot.

Baca Juga :  Tulisan Bismillah Arab - Kedalaman Makna dan Keagungan dalam Penulisan Suci

5. Meningkatkan Produksi Sel Darah Putih:

Berbekam saat berpuasa dapat membantu meningkatkan produksi sel darah putih atau leukosit, yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

6. Menyembuhkan Peradangan Kulit:

Berpuasa dan melakukan bekam dapat membantu pelepasan serotonin, bradikinin, dan slow-reacting substance. Pelepasan zat-zat ini dapat membantu menyembuhkan peradangan dan infeksi pada kulit.

7. Melancarkan Peredaran Darah:

Berbekam mengeluarkan darah kotor dari tubuh. Meskipun berpuasa, darah kotor tetap ada dalam tubuh.

Berbekam saat berpuasa membantu melancarkan peredaran darah dengan mengeluarkan darah kotor yang dapat menyumbat pembuluh darah bersih.

Efek Samping Bekam

Setelah membahas manfaat bekam saat puasa, terapi bekam dapat menimbulkan gejala berupa bercak bulat berwarna kemerahan pada permukaan kulit, mirip dengan memar.

Meskipun tidak perlu khawatir, karena gejala tersebut cenderung menghilang dalam rentang waktu 1-2 minggu.

Namun, perlu diwaspadai beberapa efek samping dari terapi bekam, antara lain:

1. Luka Bakar:

Kemungkinan terjadinya luka bakar dapat terjadi jika cangkir atau cupping yang digunakan menyedot kulit dengan terlalu kuat, sehingga kulit menjadi rentan terbakar.

2. Infeksi pada Luka Sayatan:

Pada prosedur bekam basah, terapis mungkin perlu membuat sayatan untuk mengeluarkan darah. Luka ini dapat menjadi pintu masuk bagi bakteri atau kuman lainnya ke dalam tubuh, meningkatkan risiko infeksi.

3. Penularan Penyakit:

Penggunaan benda tajam yang tidak steril atau telah digunakan berkali-kali pada proses sayatan kulit dapat meningkatkan risiko penularan penyakit, seperti HIV/AIDS dan hepatitis.

4. Efek Pusing akibat Keluarnya Darah:

Meskipun tidak dialami oleh semua orang, beberapa individu mungkin mengalami efek pusing sebagai respons terhadap keluarnya darah selama proses bekam.

Terlepas dari efek samping tersebut, bekam pada umumnya dianggap sebagai terapi yang aman. Namun, ada beberapa kelompok yang sebaiknya tidak menjalani terapi bekam, yaitu:

Baca Juga :  Santri Itu Samina Wa Athona - Peran Penting

  • Anak-anak berusia di bawah 4 tahun.
  • Ibu hamil.
  • Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah.
  • Wanita yang sedang mengalami menstruasi.
  • Penderita epilepsi.
  • Individu dengan riwayat masalah pada kulit.
  • Penderita penyakit atau kelainan pembekuan darah.

Penutup

Demikianlah informasi dari Hasiltani.id tentang manfaat bekam saat puasa.

Dengan memahami manfaat bekam saat puasa, kita dapat menyaksikan harmoni antara prinsip-prinsip kesehatan tradisional dan nilai-nilai keagamaan yang diyakini oleh banyak individu.

Bekam, sebagai suatu terapi yang telah melalui uji waktu, membuktikan kemampuannya dalam memperkuat tubuh dan merangsang proses penyembuhan, terutama ketika tubuh sedang menjalani ibadah puasa.

Kombinasi antara efek detoksifikasi, peningkatan sistem kekebalan, dan perbaikan peredaran darah menjadikan bekam sebagai pendekatan yang holistik dan terintegrasi terhadap kesehatan.

Dalam kesimpulannya, manfaat bekam saat puasa bukan hanya sebatas pengobatan alternatif, melainkan juga mencakup dimensi spiritual dan psikologis.

Dengan memberikan perhatian khusus terhadap keseimbangan tubuh dan pikiran, bekam mampu menjadi sahabat setia bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa.

Oleh karena itu, melibatkan bekam dalam rutinitas puasa tidak hanya memberikan dampak positif pada kesehatan fisik, tetapi juga memperkaya pengalaman spiritual selama bulan suci.

Terimakasih telah membaca artikel manfaat bekam saat puasa ini, semoga informasi mengenai manfaat bekam saat puasa ini bermanfaat untuk Sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *